17/04/2014 11:57
Polisi Vs Teroris Baku Tembak di Pondok Aren
Polisi Vs Teroris Baku Tembak di Pondok Aren

JAKARTAPRESS, TANGSEL-Wilayah Tangerang Selatan ( Tangsel) ditenggarai masih menjadi tempat favorit teroris. Jumat (30/3) dinihari, polisi terlibat baku tembak dengan sejumlah orang yang diduga teroris. Dua orang tewas dalam penyergapan di rumah kontrakan di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kampung Lio, Pondok Aren, (Tangsel).

Informasi yang diperoleh, polisi menyergap sebuah rumah di Kampung Lio, Kelurahan Pondok Kacang, Kacamatan Pondok Aren, Jumat (30/3) dinihari pukul 02.30 WIB. Dalam penyergapan itu, sejumlah orang yang berada di dalam rumah terbangun dan melepaskan tembakan kearah polisi. Polisipun akhirnya membalas hingga dua orang di dalam rumah itu tewas.

Dalam penyergapan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa sebuah revolver, buku tentang jihad, buku paduan perang kota, dan buku panduan teknik merampok bank, tiga kaleng alumunium powder (bahan peledak), dua sepeda motor, 5 buah telepon genggam dan 3 pisau belati.

"Selain dipastikan mereka pelaku perampokan, juga kami duga kelompok ini adalah anggota jaringan teroris," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.

Rikwanto menuturkan, sebenarnya penggerebekan ini terkait kasus pembacokan polisi di Bekasi. Setelah mendapat info tersangka berada di Tangsel, polisi langusng bergerak. Pendek cerita, terjadi baku tembak dalam rumah konrakan di Kampung Lio. Dua orang tewas, dua lainnya melarikan diri. Melihat barang bukti yang didapat polisi, petugas memastikan mereka adalah kawanan teroris yang merampok untuk membiayai operasi mereka. Kelompok ini sudah dibuntuti sejak tiga hari lalu.

"Saat ini kami masih mendalami, mereka masuk jaringan teroris mana, atau sempalan mana,' katanya.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Tonny Hermanto mengatakan, dua jenazah terduga perampok yang tewas dalam baku tembak dengan polisi dini hari tadi, saat ini sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kedunya adalah H (23) dan A (30), yang diduga terlibat dalam sejumlah perampokan.(sdh)

 

Berita Terkait

Zoom In Zoom In   Reset Reset   Zoom Out Zoom Out  
 


www.jakartapress.com - PT. Image Power Communication
contents are law enforced and copyrighted ©.