17/09/2014 03:26
Ketua DPD: Saya Siap Jadi Capres 2014
Ketua DPD: Saya Siap Jadi Capres 2014

 

Jakartapress.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman mengaku siap untuk maju sebagai calon presiden (capres). Irman menyatakan tidak keberatan apabila ada partai yang melamarnya untuk diusung di 2014.

Hal ini dikatakan Irman saat ditemui di sela-sela acara refleksi akhir tahun DPD, di gedung DPD, Senayan Jakarta, Kamis (22/12/2011). "Saya mencoba semaksimal mungkin sebagai ketua lembaga negara. Kalau itu berdampak (menjadi Capres, red), saya serahkan kepada masyarakat," ucap Irman.

Menurut Irman, semua orang warga negara Indonesia bisa untuk maju dan diajukan, termasuk dirinya. Hanya, dalam konstitusi, yang bisa melakukan itu adalah partai politik. "UU memberi peluang untuk siapa saja. Masing-masing partai memiliki mekanisme sendiri-sendiri," tegasnya.

Kesiapan dirinya untuk diajukan menjadi capres, harus diimbangi dengan kemauan partai politik untuk mengusungnya. Dirinya mengaku tidak keberatan karena semua orang bisa diajukan menjadi capres. "Kita kembali ke UUD bahwa yang bisa ajukan capres dan cawapres itu parpol. UU memberi peluang siapa saja (menjadi capres, red)," tandas Ketua DPD.
 
DPD Anggap DPR Boros Soal Anggaran
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menilai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terlalu boros dalam hal anggaran. Untuk biaya kunjungan kerja (Kunker) saja, DPR akan menghabiskan Rp265 miliar pada 2012.

Menurut Irman Gusman, hal ini tidak sebanding dengan kinerja DPR yang masih jauh dari harapan. "Anggaran kunker DPR ini sangat besar. Jika dibanding dengan pendapatan masyarakat yang rendah, ini memprihatinkan," papar Ketua DPD.

Ia mengimbau, DPR harus berubah dalam urusan anggaran. Tidak lagi berbicara bagaimana jumlah anggaran, melainkan kualitas yang dihasilkan oleh DPR. "Harus dibenahi. Perencanaan anggaran masih buruk, apalagi jika berbicara kualitas," tugturnya.

Dengan perbaikan itu bisa mengurangi bentuk kecurangan dan penyimpangan. "Benahi perencanaan anggaran, sehingga bisa menghindari penyimpangan. Setelah itu kita bicara efisiensi!" serunya. (inc/ari)

Berita Terkait

Zoom In Zoom In   Reset Reset   Zoom Out Zoom Out  
 


www.jakartapress.com - PT. Image Power Communication
contents are law enforced and copyrighted ©.