17/04/2014 08:59
Situs Polisi Yang Dihack Diduga Pelakunya Teroris
Situs Polisi Yang Dihack Diduga Pelakunya Teroris

Jakartapress.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menduga pelaku peretasan situs resmi instansinya www.polri.go.id adalah kelompok teroris.

"Kalau kita lihat isinya, bisa jadi," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/5/2011).

Ajakan berjihad yang ditampilkan oleh pelaku peretasan situs Polri mengindikasikan pelaku memiliki keterkaitan dengan kelompok radikal. Boy mengatakan identitas pelaku telah terlacak dan berada di sekitar Pulau Jawa. Pelaku diduga sebagai peretas ulung terlihat dari kemampuannya menyusupkan data ke dalam situs resmi instansi pemerintah.

Meski demikian, hingga saat ini Polri belum melakukan penangkapan terhadap pelaku peretasan situs resmi instansinya. "Masih dalam penyelidikan," kata Boy.

Situs resmi Polri www.polri.go.id diketahui diretas oleh pihak tak bertanggung jawab sejak Sabtu (14/5/2011). Dalam situs tersebut tersebar pesan ajakan berjihad terhadap masyarakat. Polri membantah pesan tersebut disebarkan oleh instansinya. [lz/inilah/jakpress.com]

Berita Terkait

Zoom In Zoom In   Reset Reset   Zoom Out Zoom Out  
 


www.jakartapress.com - PT. Image Power Communication
contents are law enforced and copyrighted ©.