31/10/2014 00:38
Kemnakertrans : Padat karya Serap 11.264 Tenaga Kerja di Pedesaan
Kemnakertrans : Padat karya Serap 11.264 Tenaga Kerja di Pedesaan

JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Program padat karya yang dilaksanakan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2012 ini menargetkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 11. 264 orang tenaga kerja.

Sasaran utama dari Program padat karya ini adalah kawasan  pedesaan yang tersebar di seluruh Indonesia yang memiliki  tingkat pengangguran yang cukup tinggi.

 Program padat karya terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu padat karya produktif dengan target penyerapan 8.184 orang dan padat karya infrastruktur sebanyak 3.080 orang

" Pelaksanaan Program padat karya ini bertujuan menyerap pengangguran di pedesaan, meningkatkan daya beli dan membantu pertumbuhan ekonomi pedesaan di Indonesia," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam keterangan pers Pusat Humas Kemnakertrans di Jakarta pada Minggu (22/7).

Hal tersebut  diungkapkan usai acara Menakertrans menyerahkan bantuan  kepada 150 orang tua murid, penyerahan bantuan padat karya dan pelatihan wirausaha kepada Pemda Kab. Bondowoso) di pendopo Kab. Bondowoso, minggu sore ini.

Muhaimin menjelaskan dengan adanya program ini, maka akan tercipta pekerjaan sementara yang dapat menambah penghasilan masyarakat sekaligus terbangunnya sarana, prasarana dan usaha produktif masyarakat pedesaan

"Pada dasarnya pemerintah hanya membantu memfasilitasi pelaksanaan padat karya ini. Semua berdasarkan usulan dan pertimbangan masyarakat setempat dengan memperhatikan potensi sumber daya alam yang tersedia," kata Muhaimin.

Muhaimin mengatakan program padat karya berorientasi pada prinsip "Dari, Oleh dan Untuk Masyarakat," dengan mengutamakan semangat gotong royong dan rasa solidaritas dari masyarakat di pedesaan yang berada di wilayah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia.

" Program padat karya infrastruktur difokuskan pada pembuatan dan rehabilitasi fisik seperti pembangunan dan pengerasan jalan di desa, pembangunan jembatan dan saluran air di pedesaan,"kata Muhaimin

Sedangkan padat karya produktif, kata Muhaimin, lebih pada pemberdayaan usaha seperti budidaya ikan, ternak sapi, kambing dan ayam dan kerajinan tangan anyaman.

Dalam pelaksanaannya, program padat karya ini didampingi oleh petugas lapangan padat karya (PLPK) yang bertugas merencanakan, mengkoordinasikan dan mengawasi padat karya ini.

Muhaimin berharap pelaksanaan program padat karya ini dapat mengurangi angka pengangguran di pedesaan dan memperluasan kesempatan kerja baru sehingga mampu menambah lapangan kerja bagi tenaga kerja baru.

Saat ini menurut data BPS, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 6,32 persen atau 7,61 juta orang. Sedangkan Menakertrans Muhaimin menargetkan pada tahun 2014 terjadi penurunan angka pengangguran menjadi 5,1 persen.

Muhaimin optimis target ini bakal tercapai dengan menggalakkan program aksi gerakan penanggulangan pengangguran (GPP) di berbagai daerah di Indonesia

Berita Terkait

Zoom In Zoom In   Reset Reset   Zoom Out Zoom Out  
 


www.jakartapress.com - PT. Image Power Communication
contents are law enforced and copyrighted ©.